RISKS.ID – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI) kembali memaparkan perkembangan harga komoditas sembako di Tanah Air. Pada pemantauan yang dilakukan pada hari ini, Rabu, 23 September 2026, sejumlah bahan pokok di tingkat pedagang eceran menunjukkan pergerakan angka yang patut menjadi perhatian masyarakat.
Komoditas cabai dan telur masih bertengger di harga yang cukup tinggi. Tercatat, harga cabai rawit merah melonjak hingga mencapai Rp 89.500 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras dibanderol seharga Rp 30.200 per kg.
“Berdasarkan data pemantauan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional pada pukul 09.19 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam, komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah tercatat berada di harga Rp 40.350 per kg dan bawang putih Rp 39.100 per kg,” urai laporan rilis data PIHPS Nasional di Jakarta.
Varian cabai lainnya pun menunjukkan harga yang cukup tinggi. Harga cabai merah keriting menyusul di angka Rp 86.400 per kg, disusul cabai merah besar yang mencapai Rp 55.100 per kg, serta cabai rawit hijau di harga Rp 53.150 per kg.
Bergeser ke komoditas beras yang merupakan makanan pokok masyarakat, harganya terpantau sangat bervariasi bergantung pada kualitas. Untuk beras kualitas bawah I dipatok seharga Rp 15.550 per kg dan kualitas bawah II berada di level Rp 14.900 per kg.
Sementara itu, beras kualitas medium I kini dijual seharga Rp 16.850 per kg dan medium II di harga Rp 16.300 per kg. Bagi masyarakat yang mengonsumsi beras kualitas super, harganya menyentuh Rp 18.100 per kg untuk super I dan Rp 17.300 per kg untuk kelas super II.
Sumber pasokan protein hewani juga tidak luput dari pencatatan harian ini. Daging ayam ras segar saat ini berada di harga Rp 45.800 per kg. Di sisi lain, harga daging sapi kualitas I menembus Rp 148.550 per kg dan daging sapi kualitas II dipasarkan di harga Rp 142.100 per kg.
Kebutuhan dapur esensial lainnya seperti gula dan minyak goreng juga turut dirilis. Harga gula pasir kualitas premium saat ini tercatat sebesar Rp 21.800 per kg, sedangkan gula pasir lokal sedikit lebih terjangkau di angka Rp 19.400 per kg.
Untuk komoditas minyak goreng curah, masyarakat bisa mendapatkannya di harga Rp 21.650 per liter. Sedangkan untuk varian minyak goreng kemasan bermerek I dihargai Rp 25.400 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II berada di kisaran angka Rp 23.350 per liter. Masyarakat diharapkan dapat menjadikan rilis harga ini sebagai acuan dalam mengatur pengeluaran kebutuhan dapur sehari-hari.






