Kota Masa Depan Vietnam Tembus Tahap Voting Global

kota masa depan vietnam

RISKS.ID – Proyek kawasan hunian Vinhomes Green Paradise di Can Gio, Ho Chi Minh City, Vietnam, resmi memasuki tahap pemungutan suara global dalam ajang 7 Wonders of Future Cities yang digagas oleh organisasi New7Wonders. Masuknya kawasan ini menjadi momentum penting bagi Vietnam untuk memperkuat visinya dalam menghadirkan standar hunian hijau, cerdas, dan berkelanjutan di kancah internasional.

Ajang 7 Wonders of Future Cities diselenggarakan untuk mengidentifikasi keajaiban perkotaan generasi mendatang yang mengedepankan inovasi, teknologi, serta desain berorientasi pada manusia.

Bacaan Lainnya

Dari lebih dari 260 peserta dari berbagai penjuru dunia sejak pendaftaran dibuka pada 31 Oktober 2025, Vinhomes Green Paradise menjadi peserta resmi pertama yang berhasil lolos ke tahap voting publik.

Proses pemungutan suara ini akan berlangsung dalam beberapa tahapan. Mulai November 2026 hingga April 2027, voting publik akan menentukan 77 peserta terbaik, sebelum akhirnya disaring menjadi 28 finalis resmi oleh New7Wonders. Selanjutnya, kampanye tahap akhir akan bergulir hingga puncaknya pada 31 Oktober 2027, di mana tujuh keajaiban kota masa depan terbaik dunia akan diumumkan secara resmi.

CEO Vinhomes Nguyen Thu Hang menyatakan bahwa keterlibatan ini merupakan kesempatan besar untuk membagikan visi pembangunan perkotaan Vietnam yang berbasis standar ESG++. Ia meyakini bahwa kota masa depan harus ditentukan oleh nilai positif yang diciptakan bagi manusia dan planet bumi melalui keseimbangan antara kualitas hidup, teknologi, serta kelestarian lingkungan.

Hal senada disampaikan oleh Direktur New7Wonders sekaligus Ketua Kampanye 7 Wonders of Future Cities Jean-Paul de la Fuente. Ia menyampaikan bahwa dibukanya platform voting ini bukan sekadar proses pemungutan suara, melainkan bentuk dialog global mengenai masa depan ruang hidup perkotaan di seluruh dunia.

Vinhomes Green Paradise sendiri dinilai memiliki keunggulan kuat pada tiga pilar utama, yakni kelestarian alam, teknologi kota cerdas, dan pengembangan berpusat pada manusia.

Berdiri di atas lahan seluas 2.870 hektar yang berbatasan langsung dengan Cagar Biosfer Hutan Bakau Can Gio yang diakui UNESCO, kawasan ini memiliki tingkat kerapatan bangunan yang sangat rendah, yaitu sekitar 17 persen, serta menyediakan lebih dari 930 hektar untuk ruang hijau dan perairan.

Selain itu, proyek ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT), Big Data, dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk tata kelola kota serta pemantauan lingkungan. Seluruh fasilitas publik, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, pusat kebudayaan, hingga hiburan juga dirancang untuk menunjang kenyamanan dan kualitas hidup para penghuninya.

Masyarakat dari seluruh dunia kini dapat memberikan dukungan suara untuk Vinhomes Green Paradise melalui situs resmi www.7wondersfc.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *