Rupiah Melemah ke Rp17.386 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan AS-Iran

rupiah

RISKS.ID – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (11/5) pagi. Pelemahan mata uang Garuda dipicu meningkatnya ketidakpastian global setelah pembicaraan damai antara AS dan Iran dilaporkan menemui jalan buntu.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan kebuntuan negosiasi tersebut mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah dunia.

Bacaan Lainnya

“Rupiah diperkirakan akan melemah seiring dengan menguatnya dolar dan harga minyak mentah dunia menyusul tanda-tanda bahwa pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran menemui jalan buntu,” ujar Lukman di Jakarta, Senin (11/5).

Pada perdagangan Senin pagi, rupiah tercatat melemah 4 poin atau sekitar 0,02 persen menjadi Rp17.386 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibanding penutupan sebelumnya di level Rp17.382 per dolar AS.

Mengutip laporan Sputnik, Iran menolak proposal perdamaian yang diajukan AS karena dianggap berisi tuntutan berlebihan dari Washington.

Sebelumnya, kantor berita Iran ISNA melaporkan bahwa respons Teheran terhadap usulan AS difokuskan pada penghentian perang serta jaminan keamanan pelayaran di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyebut respons Iran terhadap proposal perdamaian tersebut tidak dapat diterima.

Sementara itu, media Press TV melaporkan Iran meminta AS membayar kerugian perang kepada Teheran sebagai bagian dari respons negosiasi.

Pada awal Mei 2026, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga mengonfirmasi bahwa Teheran telah menerima tanggapan AS terhadap proposal perdamaian 14 poin yang diajukan Iran melalui perantara Pakistan.

Kantor berita Tasnim pada Minggu (10/5) melaporkan usulan Iran untuk negosiasi lanjutan mencakup pencabutan sanksi ekonomi, kontrol penuh Iran atas Selat Hormuz, serta pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri.

Selain sentimen global, pasar juga menyoroti data domestik terkait survei kepercayaan konsumen Indonesia.

Menurut Lukman, investor saat ini menunggu rilis data yang diperkirakan menurun dari level 122,9 menjadi 122.

Dengan berbagai sentimen tersebut, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.300 hingga Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *