RISKS.ID – Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi dibuka kembali setelah sempat lumpuh akibat ancaman sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pemulihan aktivitas penerbangan ini ditandai dengan diterbitkannya Notice to Air Missions (NOTAM) oleh AirNav Indonesia sejak Selasa dini hari.
Proses re-pembukaan dilakukan setelah pengelola bandara memastikan seluruh fasilitas navigasi, landside, hingga airside berada dalam kondisi aman dan memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional.
Pembersihan material debu secara menyeluruh diselesaikan di area krusial seperti runway, taxiway, dan apron.
Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, mengonfirmasi bahwa seluruh maskapai penerbangan kini telah kembali melayani rute masing-masing secara bertahap.
“Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali melayani penerbangan mulai pukul 00.30 WIB, sesuai dengan NOTAM yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia,” kata Yudistiawan.
Memasuki fase pemulihan (recovery), pergerakan pesawat diatur secara terukur guna mengurai penumpukan jadwal penerbangan yang sebelumnya sempat tertunda.
Hingga Selasa pagi, tercatat sebanyak 174 penerbangan domestik maupun internasional telah berhasil diberangkatkan dan dilayani.
Secara keseluruhan, pengelola proyeksi lalu lintas udara memperkirakan mobilitas harian dapat melayani hingga 113.001 penumpang dengan total 896 penerbangan.
Diimbau para calon penumpang untuk terus memantau status keberangkatan secara berkala melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum menuju ke bandara.






