RISKS.ID – Insiden kekerasan menimpa Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin malam (4/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat ia menghadiri agenda pertemuan yang berkaitan dengan urusan profesional.
Akibat kejadian itu, Ronald mengalami luka di bagian pelipis akibat pukulan benda tumpul. Selain luka fisik, ia juga mengeluhkan kondisi tubuh yang melemah serta pusing setelah insiden berlangsung.
Peristiwa bermula ketika Ronald mendampingi sejumlah karyawan dari sebuah perusahaan dalam agenda audiensi di sebuah kantor firma hukum yang berlokasi di Jalan Soeroso, Cikini. Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan dalam proses mediasi antara pihak-pihak terkait.
Situasi yang semula berjalan kondusif berubah ketika sekelompok orang yang mengaku sebagai petugas keamanan datang dan meminta seluruh peserta meninggalkan lokasi. Permintaan tersebut memicu perdebatan antara kedua pihak.
Ketegangan sempat mereda setelah aparat kepolisian yang berada di lokasi turun tangan. Petugas bahkan mengawal kelompok tersebut keluar dari area gedung guna menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.
Namun kondisi kembali memanas sekitar 15 menit kemudian. Kelompok yang sebelumnya telah keluar justru kembali naik ke lantai empat dan memicu keributan baru di lokasi yang sama.
Dalam situasi tersebut, dua orang dari kelompok itu diduga melakukan penyerangan secara tiba-tiba terhadap Ronald. Aksi pemukulan terjadi dengan cepat dan membuat suasana kembali tidak terkendali.
Pihak kepolisian yang menangani kejadian ini langsung bergerak melakukan penindakan. Dua orang yang diduga sebagai pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut, sementara Ronald menyayangkan insiden tersebut karena terjadi di hadapan aparat yang sedang berjaga.






