Jamkrindo Salurkan Penjaminan Rp43,6 Triliun untuk UMKM

UMKM
Foto Ilustrasi

RISKS.ID – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) membukukan realisasi volume penjaminan sebesar Rp43,6 triliun hingga Kuartal I 2026. Penyaluran tersebut diberikan kepada lebih dari 836 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai wilayah Indonesia.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif. Melalui skema penjaminan kredit, pelaku UMKM dinilai lebih mudah memperoleh dukungan pendanaan dari lembaga keuangan formal.

Bacaan Lainnya

Selain mendukung pembiayaan usaha, program penjaminan Jamkrindo juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja. Hingga Maret 2026, tercatat sekitar 2,97 juta tenaga kerja ikut terserap melalui aktivitas usaha yang memperoleh fasilitas penjaminan.

Plt Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo, Agustinus Handoko, menyampaikan bahwa perusahaan terus memperkuat perannya dalam pengembangan ekosistem UMKM nasional. Menurutnya, keberadaan layanan penjaminan menjadi solusi bagi pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan akses modal.

Ia menjelaskan, Jamkrindo tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan berbagai program pendampingan dan edukasi usaha.

Di sisi internal, perusahaan juga tengah menjalankan transformasi berbasis service excellence. Transformasi tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi layanan, hingga penyederhanaan proses bisnis agar layanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha, Jamkrindo menggelar Workshop Literasi Keuangan & Product-Market Fit bertajuk “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar” di Banyuwangi, Jawa Timur, pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Timur dan PLUT KUMKM.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan keuangan usaha serta strategi menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Ke depan, Jamkrindo menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi dan inovasi layanan guna memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *