Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Rawat Inap di RS Polri

roy suryo dan dr tifa

RISKS.ID – Tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, terpaksa harus menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Keduanya langsung masuk ruang perawatan usai menjalani pemeriksaan kesehatan pada Jumat (19/6) malam.

Kuasa hukum kedua tersangka, Refly Harun menegaskan, bahwa keputusan rawat inap tersebut diambil murni berdasarkan rekomendasi tim medis, bukan atas permintaan dari pihak kliennya.

Bacaan Lainnya

“Baik Dokter Tifa maupun Mas Roy Suryo, atas rekomendasi dokter, bukan atas permintaan sendiri, dilakukan tindakan rawat inap,” kata Refly Harun di Jakarta, Jumat (19/6) malam.

Ditemukan Penyakit Bawaan 

Refly menjelaskan, kondisi kesehatan Roy Suryo dan Dokter Tifa sebenarnya secara umum dalam keadaan baik. Namun, dalam proses pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, tim dokter menemukan adanya penyakit bawaan pada diri keduanya yang memerlukan pemantauan serta penanganan medis lanjutan.

“Kalau dua orang ini sebenarnya kondisinya baik. Tetapi mereka memiliki penyakit bawaan yang ditemukan dalam proses pemeriksaan,” ujar dia.

Melihat hasil pemeriksaan tersebut, tim dokter menilai kondisi kesehatan Roy dan Dokter Tifa belum memungkinkan untuk langsung kembali menjalani aktivitas tanpa adanya pengawasan ketat dari tenaga medis. Oleh sebab itu, opsi perawatan inap dipilih guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap stabil selama masa observasi.

Menurut Refly, Roy Suryo pada awalnya sama sekali tidak memiliki rencana untuk menjalani rawat inap. Namun, setelah berdiskusi dengan pihak keluarga dan tim kuasa hukum, dia akhirnya menerima dan patuh pada rekomendasi yang diberikan oleh dokter.

Rahasiakan Detail Penyakit

Mengenai berapa lama proses perawatan intensif ini akan berlangsung, Refly mengaku belum bisa memastikan. Semua keputusan terkait durasi perawatan sepenuhnya berada di tangan tim dokter yang menangani.

“Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter,” lanjut dia.

Saat disinggung mengenai diagnosis medis dari mantan Menpora tersebut, Refly menolak untuk membeberkannya secara rinci. Dia hanya memberikan kisi-kisi bahwa penyakit yang diidap oleh Roy Suryo merupakan penyakit yang tergolong umum dan banyak dialami oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.

“Tidak mungkin kita bicara sakit orang. Penyakit Mas Roy tidak spesifik, cukup umum. Sekitar 30 persen masyarakat Indonesia mengidapnya,” tutur dia.

Ditangkap Sejak Jumat Pagi

Hingga Jumat malam, baik Roy Suryo maupun Dokter Tifa masih berada di RS Polri untuk menunggu perkembangan kondisi kesehatan mereka. Keduanya tiba di RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 17.55 WIB dengan pengawalan ketat dari aparat Polda Metro Jaya, dan langsung diarahkan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Saat tiba, Roy Suryo terlihat mengenakan kaus berwarna biru-putih yang dipadukan dengan celana pendek abu-abu gelap. Ketika turun dari mobil tahanan, dia sempat mengepalkan tangan ke arah media sambil mengucapkan, “Siap.”

Tak berselang lama, Dokter Tifa menyusul turun dari kendaraan tahanan. Berbeda dengan Roy, Dokter Tifa tampak sudah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye yang khas.

Sebelumnya, kabar penangkapan kedua figur ini sempat beredar luas. Berdasarkan informasi dari Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis (TA-AKAA), Roy Suryo Notodiprojo dilaporkan oleh istrinya telah ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 07.00 WIB.

Di tempat terpisah, Tim Pembela Dokter Tifa (TPDT) juga memberikan konfirmasi serupa. Mereka menjelaskan bahwa Dokter Tifa telah dijemput oleh aparat kepolisian di apartemen pribadinya pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.47 WIB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *