Usai Restoran di Australia Gulung Tikar, Chef Arnold ‘Dikejar’ Karyawan

TANGERANG SELATAN – Perusahaan milik Poernomo bersaudara (Chef Arnold dan beberapa saudaranya) di Australia ArnoldPo Corporation Pty Ltd diduga terpaksa gulung tikar. Bahkan, sejumlah karyawan sedang mengejar Chef Arnold bersaudara untuk menagih gaji yang diduga belum dibayarkan sejak Desember.

Selain restoran Monkey’s Corner, ada pula Koi Kitchens milik Poernomo bersaudara yang berbasis di Chippendale, Ryde, dan Melbourne juga terancam.

Jaringan toko makanan penutup dengan spesialisasi pastry serta panganan manis yang eksklusif itu, memang menerima pujian gemilang dari para food vloger dan penggemar industri makanan.

Tak hanya karyawan, menurut laporan The Daily Telegraph, beberapa pemasok Koi Kitchens juga mengejar Poernomo bersaudara atas tagihan yang belum dibayar, beberapa di antaranya mencapai puluhan ribu dolar.

Seorang pemasok yang tidak puas mengatakan kepada outlet yang sama bahwa ia akan berhenti berdagang dengan merek Koi karena serangkaian gaji yang belum dibayarkan.

Banyak karyawan Koi juga mengaku telah mendesak Poernomo bersaudara untuk membayar sejumlah besar uang pensiun dan gaji yang tertunda, sejak Desember.

“Kami mengejar apa yang menjadi hak kami, dan itu menjadi sangat menegangkan dan beracun. Banyak staf yang telah keluar,” kata mereka kepada The Daily Telegraph dikutip dari SkyNews, Rabu 6 Agustus 2025.

Menurut info, Chef Arnold Poernomo mengalami kebangkrutan setelah kabar tersebut didapatkan dari dokumen resmi Australian Securities and Investments Commission (ASIC) yang diunggah akun Threads @ausind.id.

Pada dokumen itu mencatat bisnis perusahaan ArnoldPo Corporation Pty Ltd telah memiliki utang lebih dari 458.000 dolar Australia atau setara lebih dari Rp 5 miliar, termasuk tagihan pajak besar dari Australia Taxation Office (ATO), dan tunggakan superannuation (pensiun) untuk karyawan.

“Salah satu usaha utama perusahaan, yaitu bar bernama Monkey’s Corner di Sydney telah tutup permanen sejak Maret 2024. Perusahaan ArnoldPo Corporation Pty Ltd resmi dilikuidasi sejak 27 Mei 2025 di Australia,” tulis akun tersebut.

Artikel Usai Restoran di Australia Gulung Tikar, Chef Arnold ‘Dikejar’ Karyawan pertama kali tampil pada tangselxpress.com.

 tangselxpress.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *