RISKS.ID — PT Petrokimia Gresik menyiapkan sebanyak 236.486 ton pupuk bersubsidi atau di atas ketentuan safety stock untuk memenuhi kebutuhan petani dalam beberapa pekan ke depan, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi tetap aman selama masa libur panjang. Hal itu disampaikan di Gresik, Jawa Timur, Selasa (30/12).
“Petani tidak perlu khawatir selama libur Natal dan Tahun Baru,” kata Daconi.
Dia menjelaskan, seluruh stok pupuk tersebut telah tersedia di gudang-gudang Lini III (kabupaten/kota) dan siap didistribusikan ke Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai kebutuhan petani. Dengan demikian, proses pemupukan di lapangan dapat tetap berjalan tanpa hambatan.
Adapun stok pupuk bersubsidi per 24 Desember 2025 terdiri atas pupuk Urea sebanyak 18.635 ton, NPK Phonska 164.747 ton, pupuk organik Petroganik 49.247 ton, serta ZA bersubsidi 3.856 ton.
Selain pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi guna mengamankan kebutuhan petani. Pupuk nonsubsidi tersebut meliputi Urea, NPK, hingga ZA.
Tidak hanya itu, Petrokimia Gresik juga melakukan blusukan ke sejumlah daerah untuk memastikan ketersediaan stok langsung di lapangan sekaligus memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang terdaftar.
“Ini sebagai komitmen Petrokimia Gresik untuk menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai regulasi,” ujar Daconi.
Dia juga mengimbau para petani agar segera memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025. Pasalnya, tahun anggaran akan segera berakhir dan penyaluran pupuk selanjutnya akan mengikuti alokasi baru tahun 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.






