Pengawasan UTBK SNBT 2026 Diperketat, Ribuan Anomali Terdeteksi

Foto ilustrasi

RISKS.ID – Pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026 berlangsung dengan pengawasan yang jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan ini diterapkan sebagai respons atas berbagai kasus pelanggaran yang sempat mencoreng proses seleksi di periode lalu.

Panitia pusat mengungkapkan adanya hampir 3.000 data anomali yang terdeteksi sejak tahap awal hingga pelaksanaan ujian. Temuan tersebut menunjukkan adanya pola tidak wajar, baik dalam proses pendaftaran maupun saat peserta mengikuti ujian di lokasi.

Salah satu bentuk kecurangan yang kembali muncul adalah praktik joki, di mana seseorang menggantikan peserta asli untuk mengikuti ujian. Bahkan, panitia menemukan indikasi penggunaan identitas palsu serta manipulasi foto pada saat pendaftaran guna mengelabui sistem verifikasi.

Selain itu, sejumlah peserta diketahui mencoba memanfaatkan celah administratif dengan mendaftar menggunakan data yang tidak konsisten. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi merusak sistem seleksi yang seharusnya berjalan adil dan transparan.

Panitia menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas UTBK SNBT. Peserta yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan, termasuk pembatalan hasil ujian, demi memastikan setiap calon mahasiswa mendapatkan kesempatan yang setara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *