PHE Genjot Produksi Migas dan Bisnis Rendah Karbon Lewat Strategi Ganda

pertamina hulu energi

RISKS.ID – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung program transisi energi melalui implementasi strategi Dual Growth Strategy. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta pada Minggu, 24 Mei 2026.

Strategi Dual Growth Strategy merupakan pendekatan perusahaan untuk memaksimalkan bisnis inti minyak dan gas bumi (migas) sekaligus mengembangkan bisnis rendah karbon secara berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah mengatakan, perusahaan menjalankan strategi pertumbuhan yang seimbang antara penguatan bisnis inti migas dan pengembangan energi rendah karbon.

“PHE menjalankan strategi pertumbuhan yang seimbang antara penguatan bisnis inti migas dan pengembangan bisnis rendah karbon,” ujar Whisnu.

Dia menjelaskan, melalui pendekatan manajemen risiko yang adaptif dan terintegrasi, Pertamina memastikan setiap langkah transformasi perusahaan tetap mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi masa depan.

Sebagai tulang punggung sektor hulu migas nasional, PHE saat ini berkontribusi sebesar 65 persen terhadap produksi minyak nasional dan 37 persen terhadap produksi gas nasional. Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan 27 persen blok migas di Indonesia.

Pada operasional tahun 2025, perusahaan mencatat produksi minyak sebesar 556 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2,75 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD). Capaian tersebut didukung 887 pengeboran sumur pengembangan, well service terhadap 37.266 sumur, serta 1.288 kegiatan workover.

Di sisi transisi energi, PHE terus memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan. Perusahaan berhasil mempertahankan peringkat MSCI ESG “BBB”, menjalankan lebih dari 808 program corporate social responsibility (CSR), serta mencatat pengurangan emisi karbon sebesar 1.619.564 ton CO2e.

Perusahaan juga terus mengembangkan proyek Carbon Capture & Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS) bersama mitra global. Hingga 2030, total kapasitas penyimpanan karbon yang direncanakan mencapai 7,3 gigaton.

Sepanjang 2024 hingga 2025, sejumlah capaian strategis berhasil diraih perusahaan. Di antaranya dimulainya proyek injeksi CO2 Sukowati dengan estimasi peningkatan perolehan minyak hingga 19,2 juta barel, penemuan sumber daya 2C di Tedong sebesar 108,05 juta barel setara minyak (BOE), hingga implementasi Multi Stage Fracturing pertama di sumur horizontal Kotabatak.

Selain itu, PHE juga mengembangkan North Duri A14 melalui injeksi steamflood pertama untuk Enhanced Oil Recovery (EOR), mengoperasikan Greenfield Akasia dengan produksi awal mencapai 3.200 BOPD, serta memulai produksi Lapangan Padang Pancuran I dengan estimasi cadangan 1,1 juta barel minyak.

Pengembangan proyek EOR Chemical di Area Minas, onstream Area of Interest Sisi Nubi berkapasitas 70 MMSCFD, hingga pengembangan sumur Step Out Abab sebagai bagian revitalisasi brownfield turut menjadi bagian dari capaian perusahaan.

Memasuki 2026 dan seterusnya, PHE menyiapkan sejumlah proyek strategis lanjutan. Proyek tersebut meliputi pengembangan Blok Lavender di Laut Natuna Timur, Greenfield OO-OX ONWJ, eksplorasi laut dalam di Natuna Timur, hingga proyek pengembangan lapangan migas nonkonvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan.

Di bidang inovasi, perusahaan juga mulai mengembangkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung operasi pengeboran, integrasi manajemen aset, serta pengembangan subsurface yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, pengembangan proyek CCS Asri Basin menjadi salah satu fokus masa depan perusahaan dengan target potensi penyimpanan karbon mencapai 2,9 gigaton.

“PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *