RISKS.ID – BP BUMN bersama Danantara terus memperkuat pengelolaan aset negara melalui tata kelola yang terintegrasi, strategi investasi disiplin, dan pengelolaan portofolio profesional guna memperkuat fundamental ekonomi nasional.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan BUMN harus mampu memastikan setiap aset dan modal negara yang dikelola dapat bekerja optimal untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi negara maupun masyarakat.
“BUMN harus memastikan setiap aset dan modal yang dikelola mampu bekerja secara optimal untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis (14/5).
Menurut dia, pengelolaan aset negara yang tepat diharapkan mampu memberikan nilai tambah lebih besar terhadap perekonomian nasional. Dia juga menyebut realisasi laba Danantara menunjukkan transformasi pengelolaan aset negara mulai memberikan hasil nyata.
Dalam menjalankan strategi tersebut, Danantara mengoptimalkan portofolio aset di bawah naungannya melalui pendekatan investasi yang terukur, inovatif, dan berbasis manajemen risiko.
Langkah tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan imbal hasil sekaligus memperkuat kontribusi BUMN terhadap pendapatan negara.
Dony menegaskan, BUMN perlu menjaga profitabilitas dengan memperkuat tata kelola perusahaan serta meningkatkan efektivitas operasional di berbagai sektor usaha.
Selain itu, BP BUMN dan Danantara juga mendorong penerapan prinsip efektivitas dan efisiensi di seluruh lini operasional BUMN. Fokus tersebut tidak hanya mencakup pengendalian biaya, tetapi juga ketepatan dalam mengalokasikan aset, membaca dinamika pasar global, memanfaatkan teknologi, hingga memperkuat mitigasi risiko dalam setiap keputusan investasi.
Melalui langkah tersebut, BP BUMN mendukung Danantara untuk menjaga sekaligus menumbuhkan nilai kekayaan negara secara berkelanjutan.
Peningkatan profitabilitas BUMN diharapkan dapat memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui kenaikan dividen, pertumbuhan nilai aset, serta kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.






