Donald Trump Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed, Peluang Pemangkasan Suku Bunga Makin Tipis

kevin warsh dan donald trump
Kevin Warsh, bos baru The Fed berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump. Foto: Bloomberg

RISKS.ID – Presiden Donald Trump resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve System atau bank sentral Amerika Serikat pada Jumat (22/5/2026).

Pelantikan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tekanan inflasi akibat perang yang masih berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran sejak akhir Februari lalu.

Bacaan Lainnya

Penunjukan Warsh untuk memimpin Federal Reserve selama empat tahun dinilai menjadi bagian dari upaya Trump mengubah arah kebijakan moneter AS. Namun, di tengah meningkatnya biaya energi dan ekspektasi kenaikan suku bunga, peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat justru dinilai semakin kecil.

Dalam pidato pelantikannya di Gedung Putih, Warsh menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi AS melalui kebijakan yang independen dan berorientasi pada reformasi.

“Ketika kami mengejar tujuan itu dengan kebijaksanaan dan kejelasan, independensi dan keteguhan, maka inflasi bisa lebih rendah, pertumbuhan lebih kuat, pendapatan riil lebih tinggi, dan Amerika bisa menjadi lebih makmur; serta yang tak kalah penting, posisi Amerika di dunia menjadi lebih aman,” kata Warsh.

Dia juga menegaskan akan membawa The Fed keluar dari pendekatan kebijakan yang statis serta menjunjung tinggi integritas dan kinerja lembaga.

“Hari ini menandai kembalinya saya ke institusi yang benar-benar saya hargai,” ujarnya.

Warsh menggantikan Jerome Powell yang selama ini kerap dikritik Trump karena tidak segera memangkas suku bunga acuan.

Sejak memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025, Trump terus mendorong The Fed untuk menurunkan biaya pinjaman demi mempercepat pertumbuhan ekonomi. Namun, tekanan tersebut memicu kekhawatiran terkait independensi bank sentral AS.

“Kami sangat beruntung memilikinya. Federal Reserve adalah pilar sistem keuangan dunia dan bank sentral paling penting di dunia. Saya ingin Kevin benar-benar independen,” kata Trump saat memperkenalkan Warsh.

Trump menambahkan pemerintahannya tetap ingin menekan inflasi tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi AS.

“Itulah yang ingin dia lakukan. Dia ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif,” ujar Trump.

Warsh bukan sosok baru di lingkungan The Fed. Dia pernah menjadi anggota dewan gubernur bank sentral tersebut pada 2006 saat berusia 35 tahun, menjadikannya salah satu pejabat termuda dalam sejarah The Fed kala itu.

Lulusan Harvard Law School tersebut juga pernah bekerja di Morgan Stanley selama tujuh tahun sebelum bergabung di pemerintahan Presiden George W. Bush sebagai penasihat kebijakan ekonomi.

Rapat perdana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di bawah kepemimpinan Warsh dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Juni 2026.

Sementara itu, Powell disebut masih akan tetap berada di The Fed sebagai salah satu dari tujuh gubernur bank sentral untuk sementara waktu.

Warsh juga menggantikan Stephen Miran di jajaran dewan. Miran dikenal sebagai salah satu sekutu Trump yang mendukung pemangkasan suku bunga agresif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *