Sambut Nataru, Bulog Pastikan Stok Beras 4,6 Juta Ton Aman

Bulog pastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) aman dan terjaga mutunya jelang Nataru. Foto ilustrasi/IST/RISKS.ID

RISKS.ID – Perum BULOG memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 4,6 juta ton dalam kondisi aman dan mutu terjamin menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumlah tersebut saat ini tersimpan rapat di jaringan gudang BULOG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kapasitas total gudang milik BULOG mencapai 6,7 juta ton, sehingga tingkat keterisian gudang saat ini berada pada angka 70 persen. Hal ini menandakan BULOG masih mengantongi sisa ruang simpan sekitar 2 juta ton yang siap digunakan untuk menyerap hasil panen petani lokal.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan keterangannya di Jakarta pada Selasa (3/11/2026). Ia menegaskan bahwa besarnya jumlah stok harus berbanding lurus dengan kualitas komoditas yang disimpan.

“Stok yang besar tidak berarti apa-apa jika mutunya tidak terjaga. Di balik setiap karung beras ada jerih payah petani dan amanah masyarakat. Karena itu setiap tahapan, dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran, harus dijalankan dengan disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab,” ujar Rizal.

Prosedur Ketat Menjaga Mutu Beras

Guna memastikan kualitas CBP tetap prima di tengah tantangan cuaca ekstrem, para petugas gudang di lapangan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat.

Langkah-langkah pengawasan mutu yang dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan Fisik: Pengecekan kondisi fisik beras secara berkala di area penyimpanan.

  • Pengendalian Hama & Kelembapan: Pengawasan kebersihan lingkungan gudang agar terhindar dari kelembapan tinggi dan serangan hama.

  • Tertib Administrasi: Pengendalian data persediaan stok secara teratur, transparan, dan akuntabel.

Rizal menambahkan bahwa kerja keras para petugas gudang merupakan benteng utama ketahanan pangan nasional.

Kesiapan Hadapi Lonjakan Permintaan Pangan

Fasilitas penyimpanan BULOG saat ini didukung oleh gudang operasional berkapasitas 3,2 juta ton serta gudang sewa atau filial sebesar 3,5 juta ton.

Dengan ketersediaan stok yang solid tersebut, Perum BULOG menyatakan kesiapannya untuk menjalankan berbagai penugasan strategis dari pemerintah. Penugasan ini mencakup stabilisasi pasokan dan harga pasar, penyaluran bantuan pangan, hingga penanganan kondisi darurat bencana menjelang akhir tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *